black skirt

black skirt

X : aku sering pakai celana kain hitam, 
    mungkin gara-gara itu aku sering dipanggil 'pak'
Y : ha?aku juga sering pakai rok hitam, 
    mungkin gara-gara itu juga aku sering dipanggil 'bu'

silahkan ditebak sendiri kesimpulannya :)

*percakapan ini tanpa rekayasa dan diluar skenario*

langkah awal untuk Indonesiaku

langkah awal untuk Indonesiaku

 

Ini negeri besar dan akan lebih besar. Sekedar mengeluh dan mengecam kegelapan tidak akan mengubah apapun. Nyalakan lilin, lakukan sesuatu.
(ww.indonesiamengajar.org)

pada awalnya tuntutan menjadi guru selalu ditekankan oleh ayah semenjak aku duduk dibangku SD, tapi keegoisanku dengan keras menolaknya, bagiku cita-cita macam apa itu, ”dokter” lah cita-cita yang pantas dibanggakan. layaknya anak kecil pada umumnya dimana kamu akan terlihat hebat ketika mampu menjadi seorang dokter.

dan waktulah yang menjawab semuanya,  aku lebih paham mengenai profesi yang sesungguhnya, bahwa bukan lagi soal kebanggan, tetapi soal hati dan tujuan hidup.

RSPQ adalah jejak awal,

aku menemukan cinta dalam lembaga ini yaitu sebuah cinta kepada fase kehidupan. fase dimana ada dunia pendidikan dan dunia anak-anak dalam genggamanku.
Kini bukan lagi soal membanggakan, tapi membahagiakan karena kamu mampu menjadi alasan dari kebahagiaan orang disekitarmu

ya! inilah langkah awalku untuk Indonesia. Aku tekankan, Indonesia bukan lagi negeri yang haus akan pendidikan, karena pada saatnya nanti akan ada langkah-langkah selanjutnya yang menjadi saksi bahwa aku dan Indonesiaku telah berpendidikan.

untukmu, imamku.

untukmu, imamku.

Jika namamu yang tertulis di Lauhul Mahfudz untuk diriku, niscaya rasa cinta ini akan Allah tanamkan dalam diri kita. Tugasku bukan mencari dirimu, tapi mensholehahkan diriku. Wahai seseorang yang telah tertulis di Lauhul Mahfudzku, imamku dan ayah dari anak-anakku, engkau yang membersamai perjalananku nanti. Aku percaya kau sedang memperbaiki dirimu, memantaskan dirimu tuk menjadi imam bagi tulang rusukmu dan buah hatimu kelak.

karena percayalah, sesungguhnya tulak rusuk tak akan pernah tertukar!

mengorbankan 43 juta anak Indonesia

mengorbankan 43 juta anak Indonesia

”Sebanyak 43 juta anak Indonesia saat ini hidup serumah dengan perokok dan menghirup asap tembakau pasif atau asap tembakau lingkungan. Akibatnya, anak-anak tersebut terancam menderita penyakit mematikan, seperti pertumbuhan paru-paru yang lambat, mudah terkena bronkitis, infeksi saluran pernapasan, telinga dan asma. Kenyataan itu sangat mencemaskan untuk masa depan bangsa ini. Sebab, kesehatan yang buruk di usia dini akan menurunkan ketahanan tubuh saat dewasa.”

(Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan jakarta)

So, still wanna smoke?

where’s my old friend?

where’s my old friend?

sedikit merasa kehilangan, yah mungkin sedikit karena sedikit bisa diungkapkan tapi lebih banyak dipendam. ini adalah hal yang ingin saya hindari sejak merasakan namanya hubungan ”pertemanan”, sedikit berlebihan memang.

to do point! saya sedikit merasa terganggu.. hmmm lebih tepatnya sih sedikit benci ketika memiliki teman sepermainan dan teman saya mulai ”berpasangan”. banyak alasan, entah itu alasan yang penuh oleh keegoisan atau semacamnya. yang pasti ketika kamu memiliki sahabat ”sejenis” dan sahabat tersebut mulai ”berpasangan”, bersiaplah untuk mulai kehilangan arti pertemanan yang sesungguhnya.

bersiaplah menjadi orang ketiga, karena kini posisimu hampir digantikan,

bersiaplah untuk tidak lagi ada yang mengingatkan makan,

bersiaplah untuk tidak lagi ada yang membangkitkanmu,

bersiaplah untuk menjadi prioritas kesekian dalam timeline hidupnya,

bersiaplah untuk lebih mandiri dalam melakukan aktivitas,

bersiaplah untuk tidak lagi menggunakan kata-kata ”temani aku”,

bersiaplah untuk mengontrolnya dengan caramu sendiri, tanpa harus terlihat bahwa kamu terlibat dalam urusan asmaranya.

terlepas dari semuanya, lagi-lagi ini hanya sedikit keluh kesah yang penuh dengan keegoisan.sekian dan terima kasih.

kondisi yang sama

kondisi yang sama

wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). (QS An Nur:26)

melalui situs jejaring sosial, cukup aneh, singkat, dan merasa lebih tahu, tapi faktanya belum banyak tahu.

kondisi kami sama, kurang suka memanfaatkan pertemuan,

kami tahu, tapi allah lebih tahu apa yang pantas. tanpa senyum, tanpa sapa, biar hati menebak apa yang layak terjadi.

ya! ini semacam kagum, berusaha menyembunyikan masing2 rasa,

karena sekali lagi kami tahu, akan datang kondisi yang pantas, baik atau buruk :)

dan ” memang sebuah batasan sangat lah penting!”