bengisnya egoisme


Lautan memang bengis, terbaan ombak melunglai menghapus sepi. Kerikil pasir melecetkan langkah besar.  Sengitan tajamnya  sudut katulistiwa terbentang dalam birunya semesta. Jelas aroma angin barat menyesakkan dada, laksana merobek hati. Egoisme tertanam kuat sekuat kerasnya karang.

Ini pesan untuk negri, soal alur hidup di ufuk barat yang berada diambang batas, soal dilema hidup dilangit timur yang melayang ganas, soal dua pasang mata yang tak berhenti mengais.

Mereka boleh meledakkan tawa, tapi tidak lah lihat geramnya emosi yang menyahuti keadilan,

Mereka boleh mengejar  terang, tapi tidak lah lihat ini bukan narasi dibalik aksi

Mereka boleh menjinjing mimpi, tapi tidaklah lihat ada anggukan isyarat gemetar takut

Dan kini peluru kedudukan menghancurkan tembok batas maut, seolah jarak hidup yang kian sempit

9 comments
      • hehehe. .
        Bagus kok nin.🙂
        *minta tanda tangannya dong. Wkkkkkkkkk

      • wah kk hubungin manager aku langsung aja ya, krn dia yg ngatur schedule buat fans :p :p

      • Eaaaaaaaaaaaa, orang bontang punya manager?
        Subhanallahhhhhhhh.

      • wah knp emang kak? pgn coba ngelamar jadi manager aku ya? :p

      • Manager di hati kamu gimana?
        *eaaaaaaaaaaaaaaaaa

      • wah ditunggu aja ya oprecnya nanti🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: