hello si perfectionist!


Artikel ini sempat diulas sekilas sebelumnya, beda topik memang tapi ngga jauh-jauh dari kata sempurna

Tiba-tiba tergugah untuk mengoreksi diri sendiri, soal perfectionist. Agak bingung sebenarnya, ini semacam bawaan lahir, atau penyakit kejiwaan, atau.. yah atau apalah itu

Terkadang perfectionist yang bikin diri jadi ngerasa egois, mau mengerjakan semuanya sendiri, alias kurang  percaya dengan hasil kerja orang lain. Bukan kurang percaya, mungkin lebih tepatnya kurang puas dengan hasil orang lain.  Kalau ditelaah, lebih banyak negatifnya daripada positifnya. Okelah mungkin gara-gara perfectionist kamu seolah bisa bergelar ”si pekerja keras”. Tapi apa kabar lingkunganmu? Apa kabar  team workmu? Nah inilah alasan si perfectionist lebih senang menjadi pemimpin dalam sebuah tim, karena yang ada dipikirannya ketika itu, seketika ia mampu menjadi pengontrol tim agar bergerak sesuai rencananya.

Andai saja si perfectionist paham bahwa ia tetap bisa bekerja keras tanpa menggunakan egoisnya, dan andai saja si penulis ini bukan si perfectionist.

5 comments
  1. Hehehe. . Kalau dilihat dalam kuadrant kepribadian, tu gak bisa untuk dipaksa buat sama nin. Bahkan kalau orang yang ngerti itu, harus menyadari, bahwa “ketika orang lain beda-pun bukan berarti mereka salah”. Yang harus dipahami, tinggal bagaimana cara kita tahu karakteristik masing-masing orang dalam satu team atau dalam satu lingkup teman bahkan masyarakat kebanyakan. Koleris, sanguinis, melankolis sama phlegmatis masing-masing punya banyak minusnya, tapi ketika mereka berada di tempat yang tepat, mereka menjadi orang yang luar biasa. Sekarang tinggal cari tempat yang “tepat”nya itu.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: