kacang kulit


sore hari duduk manis di ruang keluarga, tiba-tiba ada tetangga datang nganterin somay dengan bumbu kacangnya. Lihat yang berbau ‘kacang’ jadi keinget penjual kacang kulit rebus langganan didepan kampus, apa kabar ya si bapak satu ini, pasti kangen dengan mahasiswi yang rajin goceng-an hampir setiap malam. Benar kata orang, terkadang rindu bisa sedikit membuahkan imajinasi, walau hanya sebatas rindu dengan kacang kulit rebus.

ada sedikit imajinasi lucu bagiku, si pemula wordpress,
”ngeblog itu seperti makan kacang kulit”
kok bisa?
kenapa harus kacang kulit?

Ya, makan kacang kulit itu ngga gampang, kamu harus mengupas kulitnya terlebih dahulu dan kemudian mendapatkan butiran kacang yang bisa termakan. Dan apakah gampang berhenti dari makan kacang kulit? ngga segampang itu, seketika ada magnet yang membuat kamu susah berhenti ketika si jari jemari telah menggauli kacang tersebut. Ada kacang pertama, pasti akan ada kacang kedua dan seterusnya. Seperti itulah ngeblog, ngeblog ngga gampang, ngga semua hal bisa kamu tumpahkan dan jadi bahan perbincangan di blog, kamu perlu sedikit mengolah akal pikiran untuk memilah mana yang pantas dipublish dan mana yang tidak. Dan apa yang kamu rasakan ketika sudah mempublish satu tulisan? kamu juga akan merasakan magnet yang begitu kuat, tapi kali ini jari jemari tidak ingin berhenti menggauli tombol keyboard agar akan ada tulisan kedua dan seterusnya setiap harinya.

Lalu apa bedanya kacang kulit biasa dengan kacang kulit rebus? untuk aku pribadi yang lebih menyukai kacang rebus, mengumpamakan, kacang rebus terasa lebih menggiurkan ketimbang kacang biasa karena lebih berasa dan empuk. Nah, seperti itulah tulisan di blog, semakin empuk dan berasa sebuah tulisan, maka si pembaca akan semakin tertarik.

yuk ngeblog sambil makan kacang kulit🙂

21 comments
  1. Danni Moring said:

    siapin kacang dulu ah #nontonBola😀 #ga nyambung ya..
    saya kalau publish di preview dulu mba😀, baca berkali-kali..terus kadang bingung–publish ga publis ga publish aga-😀.. hehehe

    • wah saya juga suka gitu mas, di preview berulang2, seolah2 memposisikan kalau post kita dibaca orang hehe
      tapi jangan didiemin aja mas, di publish dong🙂

    • iya kak, kayaknya harus banyak bimbingan dari sesepuh nih hehe

      • Hehehe. . TA tu jadi guru yang terbaik.😀

      • yah begitulah kak, bikin galau😐

      • kok melulu sih? baru juga mulai kak galaunya -_-

      • Baru to? hahaha😀
        dari mukanya keliatan galau tiap hari nin.

      • muka siapa kak? muka dikaca ya kak? hehehehe

      • Yeeeeeeeeeeeeeee, itu mah udah galau dari semester lalu. Hahaha

      • haha ngaku nih yee

  2. waaaah, jangan makan sendiri dong…..

    mana kacangku???

      • hahahaaaa… wah kok lain ya ditelinga…

  3. pena usang said:

    Setuja!
    Ngeblog itu ga gampang. Dan ane ngerasain itu sekarang, inspirasi kering sekering-keringnya kaya sungai gangga kena 7 taun kemarau -_-“

    • pakai pawang hujan aja mas, biar sungainya bisa ngalir lagi :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: