Al-Kahfi di hari Jum’at


Perbincangan telpon di pembangun sholat subuh :

“ adek ini hari jum’at, jangan lupa baca surat al-kahfi ya dek “

Betapa banyak orang lalai dari amalan yang satu ini ketika malam Jum’at atau hari Jum’at, yaitu membaca surat Al Kahfi. Atau mungkin sebagian orang belum mengetahui amalan ini. Padahal membaca surat Al Kahfi adalah suatu yang dianjurkan (mustahab) di hari Jum’at karena pahala yang begitu besar sebagaimana berita yang dikabarkan oleh orang yang benar dan membawa ajaran yang benar yaitu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Nabi bersabda yang artinya,

“Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat maka Allah akan meneranginya di antara dua Jumat.” (HR. Imam Hakim dalam Mustadrok, dan beliau menshahihkannya)
Inilah salah satu amalan di hari Jum’at dan keutamaan yang sangat besar di dalamnya. Akankah kita melewatkan begitu saja ?

Semoga Allah memberi hidayah untuk giat beramal sholeh.

14 comments
      • kaaakk -______-
        hmmm yasin ya? dulu pernah dapat ilmu sedikit, sebenarnya yasin kan merupakan bagian dari Al-Quran, dan yang mana membaca qur’an pada dasarnya sangat dianjurkan kapan saja, hanya saja, ketika ‘menghususkan’ untuk membaca yasin dihari jum’at seperti kebiasaan masyarakat selama ini sebenarnya ngga ada dalilnya kak, hadist yang ditemukan kebanyakan dha’if atau tidak ada yang sahih.
        Seperti yg kita tau, rasulullah, dan para sahabat adlh orang yang paling mengerti agama islam kan? mereka pun tidak melakukan baca yasin pada malam jum’at secara berjama’ah walaupun mungkin sebagian manusia menganggapnya baik.
        Dan ada sebuah kaidah yg mengatakan, seandainya perbuatan itu baik, maka rasulullah, dan para sahabat pasti mereka lebih dahulu mengamalkannya daripada kita. Karena mereka paling tahu tentang nilai sebuah kebaikan daripada kita yang hidup di jaman sekarang ini.🙂
        selebihnya wallahualam hehe

      • ada tambahan atau koreksi mungkin kak? kan masih belajar jugaaaa🙂

      • ada g yaa? hehe..
        mantab kok, cuman nanti penjelasan ke setiap orang berbeda, pasti akan dirasakan ketika terjun langsung ke masyarakat🙂

      • nah iya benar banget kak, ngga semua orang bisa terima penjelasan semacam itu, sebenarnya lebih gimana pintar2 kita menjelaskannya sehalus mungkin sih hehe

        oiya, berkaitan dg yg tadi itu, aku juga pernah dengar, kalau syarat diterimanya ibadah yaitu (1) ikhlas dan (2) ittiba’ (ada tuntunannya)
        dalam Al-Qur’an pun dijelasin kalau orang yang paling merugi adalah orang yg telah sia-sia perbuatanya di kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira bahwa mereka telah berbuat sebaik2nya, nah kaum merugi yang dimaksud adalah mereka yang beribadah tidak sesuai tuntunan hehe

      • bahasa kerennya bid’ah, tapi hati-hati saja kalo menyampaikan hal yang bid’ah.hehe :))
        belajar bahasa komunikasi dakwah tuh ke ust. anwar🙂

      • kak hudi aja gih, kak hudi lebih cocok jadi pendakwah hehe

      • setiap orang juga punya tanggungan pendakwah kok :))

      • asik deh, tapi kk auranya lbih dapat *sok bisa baca aura kayak orang ituuu* hahaha

      • haha.. ntar semakin jadi aja, bisa nebak masa depan jangan2,hehe
        dakwah g kenal aura :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: