in love


Aku masih terjaga, pagi hampir tiba. Ingatanmu masih tetap ada, mungkin sampai siang berganti senja dan malam begitu gulita.
Kemudian, di nafas yang kesekian, ada deru yang menggemuruh di dada, mungkin itu rindu dan cemburu, yang sibuk beradu.
Bukan perkara kilometer yang menjauhkan temu, karena aku harus percaya doa adalah peluk paling erat yang mendekatkan rindu.
kau tahu? aku punya mimpi, kau berada satu shaf didepanku, lalu kita mengaminkan doa yang sama bersama.
Tapi lagi dan lagi, di penghujung petang, kita hanyalah sejarah yang ironis, tak ada lagi naskah puisi romantis, hanya ada tangis.
Berbicara tentang luka dan tangis, memang kau tahu apa? Yang kau tahu hanya memberi bahagia lalu pergi begitu saja.
Harap dalam diri, berikan aku sedikit penjelasan tentang kenangan ini, kau ingin tinggal diam dan aku nikmati, atau aku tinggal lupa lalu ia mati? Pilih saja.
 

There are times that I miss the feeling of being in love, really.

Bandung, 22 Juni 2013

3 comments
  1. peta said:

    waw, bagus kaka..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: