be brave to be different


Nikmat Allah ,mana lagi kah yang engkau dustakan? Sungguh, kebebasan dalam menjalankan syari’at- Nya adalah termasuk sebuah kenikmatan yang begitu besar. Hal ini yang aku rasakan kemarin. Hari itu ada 3 orang menanyakan hal yang sama.

” mba, boleh ya kekantor dengan pakaian seperti ini?”

Mereka melihatku menggunakan pakaian hitam-hitam dengan jilbab yang menjulur ke kaki.

Ah, ini sebenernya kali kesekian seorang akhwat maupun ummahat menyakan hal yang serupa.

” Alhamdulillaah boleh”

Aku jawab dengan senyuman. Dan ternyata tak sedikit mereka yang ditentang oleh lingkungan hanya karena masalah pakaian.

Hal yang sempat aku takuti sejak hari pertama masuk kantor, aku takut dengan penolakan, aku takut “mereka” memandangku dengan pandangan sebelah mata. Tapi hingga kini, tidak aku temui kekhawatiran semacam ini. Justru pakaian lah yang membuatku lebih terlindungi dari “pergaulan”.

Aku jadi ingat sebuah cuplikan di status salah satu teman whatsap

“Jilbab bukan ukuran baik atau tidak akhlak seseorang, tidak disyaratkan hati, akhlak, ilmu agama, shalat, puasa & amalan lainnya sempurna dulu, menutup aurat adalah perintah Allah untuk semua perempuan baligh, hukumnya wajib seperti sholat, puasa, zakat, dsb.

Lihat Al-Qur’an surah An-Nur : 31, Al Ahzab : 33, Al Ahzab : 59.

Jika tidak berjilbab konsekuensinya kita melakukan dosa setiap hari, seperti dosa tidak melakukan kewajiban agama lainnya, Naudzubillah min dzalik.. “

Alhamdulillaah, segala puji bagi Allah.. be brave to be different is a must🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: