meninggalkan sesuatu karena Allah


664xauto-faktor-faktor-penghalang-rezeki-150604w

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئًا للهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ

“Sesungguhnya tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena Allah ‘Azza wa Jalla, kecuali Allah akan menggantikannya bagimu dengan yang lebih baik bagimu” (HR Ahmad no 23074)

 

Barangsiapa yang beramal kebaikan walau seberat biji dzarroh pun niscaya dia akan melihat balasannya, dan barangsiapa yang mengerjakan keburukan seberat dzarrah pun , niscaya dia akan melihat balasannya pula” (QS. Al-Zalzalah: 7-8)

 

Khawatir itu pasti, takut itu wajar, berat rasanya menghadapi perasaan yang harus beradu, antara meninggalkan keburukan dan menyambut datangnya kebenaran. Syahwat memiliki peran layaknya penguasa bagi jiwa dan pengendali bagi hati. Karenanya, membebaskan jiwa dari kungkungan syahwat amatlah berat. Akan tetapi, barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mencukupkannya. Ketahuilah sesungguhnya barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah maka niscaya Dia akan menggantikannya dengan yang lebih baik. Ganti yang akan Allah berikan bermacam-macam. Ganti yang paling utama adalah kebahagiaan bersama Allah, kecintaan, dan ketenangan hati tatkala mengingat Nya. Selain itu, Allah pun akan mengganti dengan bertambahnya kekuatan, semangat, dan harapan yang tinggi akan keridhaan kepada-Nya saja. Iapun akan mendapatkan ganjaran dan kebaikan dalam kehidupan dunia, serta apa yang telah Allah siapkan untuknya di akhirat kelak.

Bukan kah rezeki itu bagian dari kekuasaan-Nya?

Usaha kita cukup pada doa dan ikhtiar, ketahuilah meninggalkan sumber rejeki yang tidak halal termasuk lah pada sebuah ikhtiar. Seekor burung saja sudah diatur rezekinya hingga bisa terbang dipagi hari dan kembali pada sore hari tanpa kelaparan. Tapi kenapa kita yang seorang manusia yang jelas memiliki kekuatan jauh lebih besar daripada seekor burung masih khawatir kelaparan?

Karena Ini bagian dari hak mereka, hak keluargamu untuk menerima rezeki yang halal dan thayyib.

Semoga Allah memberi taufik untuk meninggalkan yang haram karena Allah. ^^

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: